Digambarkan bahwa Hitler masih mengganggap bahwa Jerman khususnya Berlin yang sudah dikepung oleh pasukan merah (Red Army – Uni Soviet) masih memiliki kekuatan militer padahal kekalahannya sudah ada di depan mata. Saya tidak bisa menceritakan film ini secara panjang lebar namun singkatnya bahwa ketika Hitler menyadari bahwa dia sudah kalah, ketimbang dia menyerahkan diri maka dia memutuskan untuk bunuh diri bersama dengan Eva Braun yang merupakan kekasih sekaligus sekretarisnya.
Kemudian dia menunjuk kepada Jenderal Karl Donitz sebagai penggantinya dan pada akhirnya diwakili Jenderal Alfred Jodl (Panglima Militer Tertinggi) sebagai perwakilannya untuk menyerah kepada Amerika (Western Allied), bukan kepada Uni Soviet. Padahal Uni Soviet jelas-jelas secara de facto yang berhasil mencapai Berlin.
Karena ini juga sejalan dengan perkataan Hitler yang disampaikan kepada pembantu-pembantunya sebelum dia melakukan bunuh diri. Kata-kata yang diucapkan cukup menarik perhatian yang bernada kurang lebih sebagai berikut : “Don’t give up with bolsheviks dogs, just surrender with America”.
Inilah yang jadi pertanyaan saya kenapa harus menyerah kepada Sekutu Barat (Amerika & Inggris)? Bukan kepada Uni Soviet yang secara de facto berhasil mencapai Berlin?
Akhirnya saya baru bisa memahami ketika saya membaca Kompas tentang 90 tahun pencarian putra tsar & keluarga tsar terakhir Rusia ditemukan. Membaca kata “komunis” & “Bolsheviks”, ternyata saya langsung teringat kata-kata Hilter pada film “Donwfall” yang pernah saya tonton itu.
Meskipun komunisme dan Nazisme itu sama radikalnya & menghalalkan segala cara untuk mencapai sesuatu tetapi ternyata mereka mempunyai pandangan & ajaran yang sangat berbeda. Komunisme memiliki filosofi tentang persamaan kelas dan persaudaraan yang universal, sehingga tidak ada kelas masyarakat kaya maupun miskin. Sedangkan Nazisme adalah suatu gerakan yang berdasarkan filosofi bahwa bangsa Jerman adalah ras yang paling unggul dibandingan bangsa lain yang merupakan ras yang lebih rendah (inferior).
Oleh karena perbedaan pandangan & ideologi, maka bisa dimengerti kenapa akhirnya Hitler lebih suka menyerah kepada Sekutu Barat ketimbang Sekutu Timur (Uni Soviet) yang memiliki paham Komunisme.
Mungkin bisa jadi Hitler membenci juga Uni Soviet karena Revolusi Bolsheviknya bertanggung jawab atas pembersihan golongan “upper class” (kaya, bangsawan, pejabat, dll) di Russia sampai pada pembunuhan Keluarga Kerajaan Tsar Russia yang sangat tragis karena sampai sekarang tidak ada lagi keturunan tsar Russia yang masih hidup. Hubungannya adalah karena konon Hitler berasal dari golongan “upper class” juga yang bisa jadi tersinggung dengan apa yang telah diperbuat oleh kaum Bolshevik. Siapa tahu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar